Skip ke Konten

Penuh Haru, Mahasiswa KKN Posko 43 Akhiri Asistensi Mengajar di Tosora

1 September 2026 oleh
Fikruzzamansaleh

Humas IAIN Parepare – Suasana haru mewarnai hari terakhir pelaksanaan program asistensi mengajar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 43 IAIN Parepare di MTs As’adiyah Desa Tosora Tellulimpoe, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo, pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Lima mahasiswa KKN Posko 43, yakni Nur Rahmi Nilasari Hamzah, Annisa Quraeni, Mansyurah Syarifah Devi, Ghina Aulyah Hamzah, dan Firhan Dirga Prasetya, mengakhiri tugas asistensi mengajar setelah mendampingi proses pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di Kelas 7, Kelas 8.1, dan Kelas 8.2.

Selama pelaksanaan asistensi mengajar, mahasiswa tidak hanya membantu proses pembelajaran, tetapi juga membangun interaksi dan kedekatan dengan para siswa. Kehadiran mahasiswa memberikan pengalaman belajar yang berbeda sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki dalam lingkungan pendidikan.

Pada hari terakhir pelaksanaan asistensi mengajar, suasana haru dirasakan oleh mahasiswa maupun para siswa. Kedekatan yang terbangun selama proses pembelajaran membuat momen perpisahan berlangsung penuh emosional.

Para siswa turut mengungkapkan kesan dan kenangan selama mengikuti pembelajaran bersama mahasiswa KKN. Interaksi yang terjalin selama program berlangsung menjadi bagian penting dalam pengalaman pengabdian mahasiswa di Desa Tosora.

Sebagai bentuk kenangan, para mahasiswa dan siswa menuliskan kesan dan pesan di papan tulis ruang kelas. Identitas serta akun media sosial mahasiswa juga dicantumkan sebagai bagian dari harapan untuk tetap menjaga komunikasi dan silaturahmi setelah program berakhir.

Program asistensi mengajar tersebut menjadi salah satu pengalaman berharga bagi mahasiswa KKN Posko 43 dalam menjalankan pengabdian di bidang pendidikan. Selain memberikan kontribusi dalam proses pembelajaran, mahasiswa juga memperoleh pengalaman berinteraksi langsung dengan peserta didik dan lingkungan sekolah.

Berakhirnya program asistensi mengajar bukan berarti berakhirnya hubungan yang telah terjalin. Mahasiswa berharap pengalaman dan kebersamaan selama berada di MTs As’adiyah Desa Tosora dapat menjadi kenangan positif bagi mahasiswa maupun para siswa. (Fzs/Sra)

di dalam Berita
Semarakkan Maulid di SDN 164 Tosora, Mahasiswa KKN Ikut Lestarikan Tradisi