Skip ke Konten

Mahasiswa KKN Posko 12 Ikut Semarakkan Maulid Nabi di Dusun Puare

2 September 2026 oleh
Fikruzzamansaleh

Humas IAIN Parepare – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Puare, Desa Buttu Pamboang, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, berlangsung meriah dan penuh kebersamaan pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WITA tersebut dilaksanakan di Masjid Al-Ikhlas dan dihadiri unsur pemerintahan, tokoh agama, serta masyarakat Dusun Puare.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Kecamatan Pamboang Marham Mansur yang mewakili Camat Pamboang, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinsa, Kepala Desa Buttu Pamboang Drs. Usman, imam masjid, para kepala dusun, ketua RT, tokoh agama, pemuda, serta masyarakat setempat.

Antusiasme masyarakat terlihat dari keterlibatan warga dalam mempersiapkan berbagai hidangan untuk kegiatan Maulid. Beragam makanan khas tersaji, seperti telur, sokkol atau songkol khas Mandar, pisang, serta berbagai hidangan yang dipadukan dengan ketupat dan buras.

Mahasiswa KKN Angkatan XXXVII IAIN Parepare Posko 12 turut mengambil bagian dalam pelaksanaan kegiatan. Selain menghadiri peringatan, mahasiswa terlibat dalam kepanitiaan dan susunan acara, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, pembawa acara, hingga penyampaian hikmah Maulid.

Nur Amaliah Putri bertugas sebagai pembawa acara, Muh. Veriawan Rusli menyampaikan hikmah Maulid, sedangkan Muhammad Tasman Rasad membacakan terjemahan Barzanji dalam bahasa Mandar.

Pembacaan Barzanji yang dirangkaikan dengan terjemahan dalam bahasa Mandar menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian. Keterlibatan mahasiswa dalam bagian tersebut turut mendukung upaya mempertahankan tradisi keagamaan sekaligus bahasa lokal yang masih hidup di tengah masyarakat.

Sekretaris Kecamatan Pamboang, Marham Mansur, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Maulid Nabi di Dusun Puare. Ia mengingatkan masyarakat agar peringatan Maulid tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Apresiasi serupa disampaikan Kepala Desa Buttu Pamboang, Drs. Usman. Ia mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid sebagai momentum untuk meneladani sifat dan perilaku Rasulullah SAW serta mempertahankan tradisi keagamaan yang telah hidup di tengah masyarakat.

Kehadiran mahasiswa KKN dalam kegiatan tersebut turut memperkuat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat. Keterlibatan sebagai panitia, pengisi acara, sekaligus peserta menunjukkan bahwa pengabdian mahasiswa juga diwujudkan melalui partisipasi dalam kegiatan keagamaan dan tradisi masyarakat.

Peringatan Maulid Nabi di Dusun Puare menjadi ruang kebersamaan yang mempertemukan unsur pemerintahan, tokoh agama, masyarakat, pemuda, dan mahasiswa. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan dapat terus menjaga tradisi sekaligus menghidupkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat.

(Ts/Na/Fzs/Sra)

di dalam Berita
Semarak Kemerdekaan, Mahasiswa KKN Posko 42 Siapkan Photobooth di Tomenawa