Skip ke Konten

Cegah Pernikahan Usia Dini, Mahasiswa KKN Gelar Penyuluhan di MTs

21 Agustus 2026 oleh
Fikruzzamansaleh

Humas IAIN Parepare - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 02 Desa Donri-Donri melaksanakan penyuluhan pencegahan pernikahan usia dini di MTs Yasrib Tajuncu, Desa Donri-Donri, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng, pada Senin, 10 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi upaya memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya mempersiapkan masa depan dan memahami risiko pernikahan pada usia yang belum cukup.

Kedatangan mahasiswa KKN mendapat sambutan baik dari pihak sekolah. Kepala sekolah beserta jajaran memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan yang dinilai penting untuk memberikan pemahaman kepada siswa agar mampu menjaga diri, melanjutkan pendidikan, dan mempersiapkan masa depan.

Kepala KUA Kecamatan Donri-Donri hadir sebagai pemateri utama. Ia memberikan pemahaman mengenai pernikahan, kesiapan membangun rumah tangga, serta berbagai dampak yang dapat muncul apabila pernikahan dilakukan pada usia yang belum matang.

Penyampaian materi berlangsung edukatif dan komunikatif. Para siswa diberikan pemahaman bahwa pernikahan membutuhkan kesiapan mental, emosional, pendidikan, ekonomi, serta kemampuan menjalankan tanggung jawab dalam kehidupan rumah tangga.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Donri-Donri, Jamil Hasan. Kehadiran pemerintah desa menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan pernikahan usia dini sekaligus perlindungan terhadap generasi muda di Desa Donri-Donri.

Camat Donri-Donri, Andi Nurhadi, turut hadir dan memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa KKN.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas adanya penyuluhan ini. Anak-anak perlu diberikan pemahaman agar tidak terburu-buru mengambil keputusan untuk menikah sebelum mencapai usia yang cukup. Pernikahan usia dini dapat menimbulkan berbagai hal yang merugikan, baik dari segi pendidikan, kesehatan, kesiapan mental, maupun kehidupan mereka di masa yang akan datang,” ujar Andi Nurhadi.

Ia berharap para siswa dapat lebih fokus menempuh pendidikan, mengembangkan potensi diri, dan mengejar cita-cita sebelum memutuskan memasuki kehidupan berumah tangga.

Kegiatan penyuluhan berlangsung dengan antusias. Para siswa aktif mengikuti materi dan memperoleh wawasan mengenai pentingnya mempersiapkan masa depan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap penyuluhan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan pemahaman yang dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari. Sinergi antara mahasiswa KKN, pihak sekolah, KUA, pemerintah desa, dan pemerintah kecamatan diharapkan terus diperkuat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung anak-anak untuk tumbuh, belajar, dan meraih cita-cita tanpa terburu-buru memasuki jenjang pernikahan. (KKN/Fzs/Sra)

di dalam Berita
Mahasiswa KKN Dampingi Anak-Anak Mengaji di Masjid Al Hikmah