Humas IAIN Parepare – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 37 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare Posko 12 terus membangun kedekatan dengan masyarakat Desa Buttu Pamboang, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, melalui kegiatan rutin setiap akhir pekan berupa bakti sosial (baksos) setiap Sabtu pagi dan senam bersama setiap Ahad sore.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya mahasiswa untuk hadir dan berbaur langsung dalam kehidupan masyarakat. Selain menjalankan program kerja yang telah dirancang, mahasiswa KKN juga membuka ruang kebersamaan melalui aktivitas yang melibatkan warga dari berbagai kalangan.

Setiap Sabtu pagi, mahasiswa bersama masyarakat melaksanakan bakti sosial dengan membersihkan sejumlah fasilitas dan lingkungan desa. Kegiatan dilakukan secara bertahap dari dusun ke dusun, mulai dari membersihkan bagian dalam dan sekitar masjid hingga area jalan di lingkungan masyarakat.
Bagi mahasiswa, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, tetapi juga mengajak masyarakat menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Lingkungan yang tertata dan bersih diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari maupun beribadah.

Sementara itu, setiap Ahad sore mahasiswa KKN mengadakan senam bersama yang dirangkaikan dengan zumba. Kegiatan tersebut diikuti masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari ibu-ibu, bapak-bapak, pemudi, hingga anak-anak. Suasana berlangsung santai dan meriah karena warga tidak hanya berolahraga, tetapi juga menikmati waktu bersama mahasiswa KKN.
Bagi sebagian ibu-ibu, kegiatan senam dan zumba menjadi kesempatan untuk melakukan peregangan sekaligus mendapatkan hiburan setelah menjalani aktivitas sehari-hari. Kehadiran anak-anak dan pemudi turut membuat suasana semakin ramai dan menunjukkan antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan bersama.
Sejumlah bapak-bapak turut bergabung dalam kegiatan tersebut, salah satunya Idris. Menurutnya, aktivitas olahraga sebenarnya sudah menjadi bagian dari kesehariannya melalui pekerjaan, tetapi mengikuti senam bersama memberikan pengalaman berbeda karena dilakukan secara beramai-ramai dalam suasana yang lebih santai dan menyenangkan.

“Kalau olahraga memang sering dilakukan dalam pekerjaan, tetapi senam seperti ini berbeda. Lebih asyik karena dilakukan bersama-sama dan suasananya juga menyenangkan,” ujar Idris.
Kegiatan senam dan zumba tersebut menjadi ruang interaksi yang lebih santai antara mahasiswa dan masyarakat. Sambil berolahraga, mahasiswa, ibu-ibu, bapak-bapak, pemudi, dan anak-anak dapat saling berinteraksi, bercanda, serta membangun komunikasi yang semakin dekat.
Bagi mahasiswa KKN Posko 12, kegiatan akhir pekan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar menjaga kebersihan dan kebugaran. Bakti sosial menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan, sedangkan senam dan zumba menjadi sarana menciptakan suasana kebersamaan sekaligus hiburan bagi masyarakat.

Konsistensi kegiatan yang dilakukan setiap akhir pekan juga menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk semakin membaur dengan masyarakat di empat dusun Desa Buttu Pamboang. Melalui keterlibatan langsung, mahasiswa berharap hubungan yang terjalin selama masa pengabdian dapat semakin erat dan memberikan pengalaman baik bagi kedua pihak.
Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat dilakukan melalui langkah-langkah sederhana yang dekat dengan kehidupan warga. Menjaga kebersihan bersama, berolahraga, dan meluangkan waktu untuk berkumpul menjadi cara mahasiswa KKN Posko 12 membangun kebersamaan sekaligus memperkuat silaturahmi dengan masyarakat Desa Buttu Pamboang.
(Ts/Na/Fzs/Sra)